Minnaaaaaaaaaa~~~~~~~````
bLog dhe ini dapat kejutaaaaaaaaaaannnn kyAAAAAAAAAAAAA
dhe dapet AWard dari Dinpyon
terus dapet juga dari Ima~
GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ARIGATOOOOOOOOOOUUUUUUUU
*Simpen award dalem Lemari kaca*
*pajang sana-sini hihihihihihi*
**PameR pisan...
wkwkwkwkwkXD
Bagi siapa saja yang menerima award ini diharuskan untuk membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang temannya. Selanjutnya, si penerima award harus meletakkan link-link di atas di blog atau artikel masing-masing."
AWard_nya untuk teman-teman tersayang~
Kyaaaa
Tsuki~
suawmiku sayang~
hehehe
terus juga buad Idaichan~
buad Nami~
si worteL buad Yuuri hihihihi
juga buad Mami ku yang super Geje
Mami Mikan~
buad Depyon~ yang mirip banget ama adek ku hihihi
juga buad Kakak ipaR~
buad Aichan~
buad Ime~
si ratu Lebay~ wkwkwkwkXD
buad Fietha~
buad Liken jugaaaaaaaaa~~
terus buad syapa lagi ya?
aaa iyaa~
tentu aja khusu buad yg ngasih award~ Dinpyoooon sayang~
juga buad Ima~
Doumo Arigatou ^////^ sankyuuuuuuuuuuu
membuatku takjub...
saat kau tiba-tiba muncul menyapaku~
aaah~
kali ini kau datang juga tepat waktu~
membuatku tersenyum hambar~
dimulailah masa-masa bad-mood sepanjang hari
setiap satu buLan sekali, berkisar pertengahan bulan~
tanggaL 15
itu adalah fase kedatangan tamu merah itu~
biasanya tak pernah bermasalah~
sakit pinggang dikit2 ya, itu mah biasa
tapi kali ini T^T
hiks hiks
sakit datang buLan =_=
baru kali ini aku merasakannya sesakit ini +_+
kenapa? kenapa?
biasanya gak pernah kayak ginih
*pundung di pojokkan
hiks hiks...
ummmmm.....
busyeeeeeeeeeeet deras bangeth! Bloody~ Bloody~ GYAAAAAAAAAAAAAAAAAA
lama-lama kayak ginih anemiaku bakaL kambuh =_=
aaaa aku memerlukan donor darah~
yg gol. B +_+
Yama chaaaaaaaaaann
bang tegooooooooooooooooooo
dinpyooooooooooonnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
namiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
hiks hiks hiks
siapa lagi yang B?
*__*
saiya akan jadi vampire [penghisap darah ~_~
*******kabur ke hums Yuuri
NyahahhahahhaXD
dia mah AB
wkwkwkwkwkwkXD
aku bisa merasakan diLema mu juga Yuuri~
AB
kan penuh diLema~
hehehe
yang jelas type B nya yang menyusahkan
bagaimanapun juga
si Bad mood itu ulah si type B =_=
saiya apa lagi, ,
benar2 angin-anginan anaknya =_=
gomen ne~
type B
*itu mood-maker
*Cepat marah dan cepat melupakannya~
**intinya gak pendendam
*hangat dan suka berteman
*pelupa?
*penyayang~ selera humornya bagus
**tapi, tidak untuk saiya~ selera humor saiya 0% kyahahaha XD
*ide-idenya lumayan cemerlang
*kalo sudah suka ama sesuatu gak akan pernah ada kata bosan dech wkwkwkwkXD
*suka makan (khusus tipe tertentu)
*doyan bobo (saiya aja kali ya?)
*loyal~
*suka main (ini saiya bangeth)
*jarang bisa rapi (orang2 tertentu saja, kalo saiya mah sama sekali gak rapi)
*suka dengan binatang~ (ini khusus saiya ama ce dedek gembuL)
*umm apa lagi ya? lupa =_=
*kok kayak e gak ada bagus-bagusnya ya???
((((itu karena type-type diatas adalah iLik saiya pribadi,, tidak ada sangkut pautnya ama type B yang lain~
jadi jangan salah paham dulu hehehhe
**takut di hajar goL. darah B yang lain
wkwkkwkwkwkXD
saiya begitu karena gabungan pribadi saiya yang sanguinis_populer~
tahu kan?
*kalo gak tahu baca buku Personality Plus
menyenangkan lo bisa mnegetahui pribadi kita itu yang kayak gimana~
hahahha
dhe aja waktu pertama kali baca
serasa kayak dikupas-kupas wkwkwkwkwkXD
iya bangeth itu!
bahkan saiya udah ketahuan sanguinis sebelum diadakan tes psikology nya
hahahahhahahahaXD
sanguinis itu ceria, periang, kekanak-kanakkan, polos, apa adanya,pelupa kelas berat, gak pemalu dan gak tahu malu, cerewet mampus, hahahahaXD
ide-idenya cemerlang, pembawa semangat baru, penyayang, ceroboh, pembawa angin segar wkwkwkwkwkwkXD
aaah kebagusan bangeth ini buad saiya hahahahaXD
hmm karena saiya juga agak melankolis~ ya~ maklumlah saiya memang berkepribadian ganda =_=
ini mah gak ada hubungannya kali dhe~
*pentung-pentung pala dewe*
ne~
BLog ku sayang~
atashi no nikki
maaphkan kesablengan penulis geje ini ya~
hoeee
terimalah nasibmu karena sudah menjadi alat untuk menuangkan kegiLa-an ku
wkwkkwkwkXD
ini tulisan gak jelas bangeth dah~
apa yang dirasa awal ntar ujung-ujungnya jadi beda wkwkwkwkXD
ne~
udah malem~
dhe juga beLom nyetrika buad besok =_=
ya udah lah kita akhiri saja perbincangan gak jelas ini
fiucchhh~
arigatou buad yang mau baca
tulisan gak jelas ujung-ujungnya ini~
ne komen ya kalo mau wkwkwkwkXD
fufufufufu
sampai detik ini pun aku tak mungkin dapat melupakanmu~
suawmiku sayang~
si Gigi Kelinciku~
Chinen Yuuri~
hontou ni DAisuki ^//^
sekarang kamu benar-benar tampan Yuuri~
dan juga CAntik sangath ^///^ kyaaaaaaa
~seLanjutnya kan membahas type AB
hehehe goL. darah Yuuri ^///^d
Entah dosa apa yang sudah ku perbuat~
baju ku 4 bak belum di cuci =_=a
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa jadi babu dari jam 6 pagi ampe sekarang ru keLaR~
heeeeeuuuu padahaL tadi lampu sempet padam bentaR~
syukur dah nyaLa~
aaaaa Blog ku sayang~
gomen ne~
sekarang kamu benar2 kagak keurus =_=\
maaphkan enyak mu yang satu ini ya~
demo kamu teteph di kasih makan babe Yuuri kan?
entu piku nya dah berhamburan dimana-mana hwahahahahahaXD
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
kamu jad kuruz T^T kayak ginih~
hiks hiks hiks
demo ne~
kamu selalu tetap tersenyum dengan manis~
betapa aku sangat menyukaimu~Yuuri~
kamu adaLah makhluk manis yang seLaLu memberikan kehangatan bagi ku~
suaramu~
tingkahmu~
jutek nya kamu
ke-kawai-an mu
juga kamu yang centiL~
nyanyianmu~
lagumu~
tarianmu~
semuanya aku suka ^///^ kyaaaaaaaa
betapa aku sangat mencintaimu~
wahai gigi keLinciku~
kyaaaaaaaaaaaaaa
walau banyak hal lain yang kau suka~
tapi yang jelas~
aku adaLah worteL yang manis untukmu~
hanya untuk mu seorang~
Yuuri~
hontou ni aishiteru yo~~~~
Senin, 22 Februari 2010
Tasalah Jadwal
Malam senin, waktu aku handak guring mataku ngantuk banar sudah, padahal hanyar jam sapuluh. Ku pacul kacamataku, ku andak tang ranjang kamar. Habis tu hanyar ku itihi jadwal kuliahku gasan isuk.
“Oh, jam sembilan jua,” kawa ba’santai. Sabalum guring aku badoa. Kada lawas habis tu, taguring dah ku sampai pagi.
Aku kada ingat bamimpi apa, nyaman banar dah guring malam tadi. Habis minum ubat pang jua ku malam tadi, apa da lagi taguring banar ku. Parak jam anam hanyar ku bangun. Lagi datang bulan pang, jadi kada apa-apa kalu ku malandau. Ku simpuni buku-buku gasan kuliah, habis tu manyatrika baju. Lambat banar ku gawi barataannya, masih jam tujuh jua.
“Tok…tok…tok…Dhe…” ada yang mangatuk lawang kamarku.
“Eh? Husnul?
“Kita masuk jam setengah delapan Dhe…”
“Hah? Bujur-bujur?” ancap kuambil jadwal. Astagfirullah… malam tadi aku salah malihat jadwal.
“Satumatlah, aku mandi dulu” langsung kuambil anduk, ancap ku turun ke kamar mandi. Syukur kada baantri. Biasanya jam seini banyak yang baantri mandi.
Kada lawas aku babaju, maambil sapatu hanyar ka parkiran kandaraan. Ku
Sampai di kampus, kami mancari kalas. Talambat dua puluh manit, syukur Dosen kada sarik.
Ya Allah… alhamdulillah… bisa sampai jua kami ka kampus. Kainanya kuitihi lagi bujur-bujur jadwal kuliah. Biar kada talambat pulang kami masuk kuliah.
Helm
Pagi itu aku terlambat bangun, padahal upacara bendera dimulai pukul tujuh pagi. Bergegas aku berlari ke kamar mandi dan tanpa sarapan langsung menuju sekolah. Sepanjang jalan aku mengendarai sepeda motor dengan kencang. Aku hanya memerlukan waktu
“Yang penting aku tidak terlambat upara bendera!”
Aku pun lolos di rintangan pertama. Ya, tinggal satu pintu pagar lagi untuk menuju halaman dalam sekolah.
“Huh… sekolahku ini sungguh menyusahkan saja. Ngerepotin banget! Halaman saja ada dua! Mana upacaranya di halaman dalam lagi!” dengan menggerutu aku menyetir sepeda motorku menyusuri jalan kecil di taman depan sekolah.
“Tet…tet…tet….” Lonceng tanda upacara sudah berbunyi.
“Aaaaah tidak sempat lagi menuju parkiran!” pekik ku.
Tanpa pikir panjang aku rem sepedaku dan meletakkannya sembarangan saja di depan kantor kepala sekolah. Pintu pagar terdekat ada di samping kantor guru yang bersebrangan dengan kantor kepala sekolah. Dengan cepat aku berlari menuju pagar terdekat sambil berdoa dalam hati.
“Ya… Allah… semoga Dhe tidak terlambat! Amin….”
Tinggal dua langkah lagi, pintu pagar akan ku lalui. Seketika itu juga langkahku terhenti ketika Pak Kasno menutup pintu pagarnya.
“Kyaaaaaaa!! Tidak! Tunggu bapak!” teriakku. Pak Kasno guru Akutansiku itu hanya tersenyum dan berlalu meninggalkaku.
“Wuaaa… Bapak tega!! Bukakan pintunya!!” aku menangis dan terduduk di depan pintu pagar.
“Habis sudah! Nasibku! Kali ini aku terlambat! Hiks… hiks… hiks…”
Mendengar aku yang menangis Pak Kasno pun kembali sambil menggelengkan kepalanya.
“Wong gak ku Kunci kok Dhe!” dengan logat Jawanya yang kental, Pak Kasno membukakan pintu dan tersenyum kepadaku.
“Ayo cepet! Nanti terlambat upacara!” perintah Pak Kasno terdengar menenangkan hatiku. Aku pun tersenyum lega dan mengangguk setuju sambil membungkuk aku melewati Pak Kasno dan langsung menuju halaman dalam sekolah. Beberapa siswa yang lain pun terlihat berlarian. Aku pun bergegas dan melempar tas ransel ku di bangku taman sekolah dan berlari kencang menuju barisan kelasku. Bergabung dengan teman-temanku yang lain.
“Hosh… hosh… save! Selamat aku selamat! Alhamdulillah….” Aku terbungkuk-bungkuk dan mengatur nafasku yang tersengal-sengal. Teman-teman satu kelasku bertepuk tangan seperti menyambut kedatangan seorang pemenang lari.
“Apanya yang menyenangkan?” pikirku. Bibie menghampiriku dan menepuk pundakku. Temanku yang tinggi dan besar itu memujiku.
“Kecepatan larimu selalu mengagumkan Dhe, hehehe…”
“Un! Makasih! Phiuuuh…” masih terengah-engah ku seka keringat di keningku. “Kenapa kepalaku jadi berat?” pikirku. Bibie yang berdiri di sebelahku tersenyum simpul.
“Eeeeehhh??? Kok?” aku menjerit dan memandang ke sekitarku. Teman-temanku juga memandangku.
“Apa ini di kepalaku? Aaaaaaaaaa …” ternyata aku lupa melepas helm.
“Hahaha… hahaha… hahaha” suara tawa teman-temanku pun meledak riuh. Membuat semua pandangan peserta upacara menuju ke barisan kelas kami. Mereka menertawakanku dan ada juga yang menepuk-nepuk pundakku. Sebagian yang lain tertawa terpingkal-pingkal. Rupanya dari tadi mereka menahan diri untuk tidak tertawa melihatku yang berlari dengan masih memakai helm di kepala.
Saat aku menyukai seseorang, hatiku sakit sama seperti sebelum-sebelumnya.
Sakit yang tidak ku ketahui kenapa… sakit yang dalam…
Apakah ini karena luka?
Apakah karena luka itu tergores lagi?
Atau karena luka itu takut hilang?
Perhatianku kini mulai beralih…
Doushiyo?
Ikuto aku tidak ingin kehilangan kamu….
***
Musim semi (Flower’s of Spring)
Langit di balik tirai kamar itu cerah. Menembus bilik-bilik tirai kamar, Naoki masih tertidur lelap tanpa menyadari jam pada ponsel yang di genggamnya sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.
“Cuit cuit cuit…” suara burung kecoklatan itu terdengar riang. Burung-burung itu bermain diantara batang pohon sakura yang mulai bersemi. Pada pucuk-pucuk batang kecoklatan itu kuncup mungil pink mulai menyeruak secara alami diantara batang-batang kecoklatan yang terlihat serasi dengan warna burung-burung yang bernyanyi riang di taman rumah mungil keluarga Mogami.
Papan nama keluarga pada pagar rumah itu bertuliskan
“Nao~chan ayo bangun… hari ini sekolah
“Ummm~ Kaa-san~ “ Naoki menggeliat. Matanya masih terpejam, ia malas sekali untuk bangun.
“Nao-chan~ onegai~” dengan penuh kesabaran Naoko-san membangunkan Naoki yang memang sangat bermasalah jam bangun paginya.
“Haaaiii~” Naoiki hanya menyahut sekenanya, ia memejamkan matanya lagi
“Nao~chaaaannn~”
“...”
“Naooo~”
“...”
***
“BHUAAAGKKKHH” sebuah bantal melayang ke kepala Naoki.
“Aaaaaa itaaaaaaaai yoooooo!!!!” Naoki langsung membuka matanya dan melempar balik bantal yang mengggangunya.
“Maa~ Kaa-san Nao sudah bangun” Yoshihiro nyengir, kakak Naoki itu berdiri di pintu kamarnya.
“Yokatta na~ memang paling ampuh untuk minta tolong padamu, Arigatou Yocchan~” Naoko-san mencium pipi putranya lembut.
“Eeeee?” mata Naoki terbelalak kaget.
“Anou, Mama doushita no?” ia terkejut dengan suasana kamarnya yang ramai.
“Sudah bangun
“Eeeee? Nande yo?”
“Aku tidak mau terlambat di hari pertama masuk sekolah!” Yoshihiro menarik tangan Naoki dan mendorongnya ke kamar mandi. Sementara Naoki masih bertanya-tanya kenapa kakaknya itu mau bersusah payah membangunkannya? Padahal biasanya Yoshihiro tanpa rasa iba sedikit pun meninggalkan adiknya itu. Membuat Naoki setiap hari berlarian mengejar bus untuk ke stasiun kereta.
“Ini aneh…” pikir Naoki sambil menggosok gigi matanya masih sesekali terpejam. Golongan darah AB memang yang paling sulit bangun pagi =_=a
***
Musim Panas “Summer_tea”
“Kriiik… kriiik… kriiik…” suara belalang mewarnai langit musim panas. Di taman yang berjarak tak jauh dari rumah keluarga Mogami terdengar dua langkah kaki yang saling berkejaran.
“Srek… srek… srek…” langkah kaki pertama itu milik Naoki. Sementara dibelakangnya menyusul suara sepatu yang lain.
“Tuk… tuk… tuk…”
“Mo iyo, Naoki-Chan” Yukie berusaha keras mengejar temannya yang berjalan cepat-cepat itu.
“Hayaku Yukie-chan!” Naoki terlihat gugup ia mengepalkan jari-jarinya.
“Hmmmph… Hidoi Naoki-tte” Yukie menghembuskan nafasnya pelan, ia terpaksa berjalan mengangkat rok panjangnya.
“Harus lebih dahulu sampai!” Naoki menggumam. Nafasnya nampak tak teratur, ia gugup.
“Doushi yo? Aku sudah menyuruh
---
“Chiba-kun Matte!!!!!!!!” Teriak Naoki memanggil kohai nya itu membuat orang-orang disekitarnya terdiam heran.
“Hai’ senpai…”anak laki-laki itu berhenti, ia menatap Naoki sedikit heran.
“Aaa… anou~” suara Naoki tercekat.
“Un?” anak itu tersenyum.
“Iie… jya” Naoki menunduk. Ia memutuskan pergi.
“Eee? Chotto matte senpai~”
“DATANGLAH KE
“Hosh hosh hosh” nafasnya sampai tak beraturan karena gugup yang menyerangnya dari tadi, sejak ia bertemu pandang dengan Chiba Ikuto adik tingkatnya yang ia sukai.
“Aaa…” sepertinya ia tersadar, saat ini puluhan mata memandangnya dengan tatapan membunuh. Mukanya sekarang jadi pucat, ia menatap kohai nya tadi. Ikuto terdiam, antara percaya dan tidak. Pupil matanya membesar, menandakan anak itu kaget sekali.
“Anou, gomen nasai” Naoki membungkuk di hadapan Ikuto. Anak laki-laki itu tersadar lagi, rupanya tadi karena terkejut ia jadi melamun.
“Hai~ Senpai… matteru yo~” dengan senyum khas nya Ikuto mengiyakan ajakan Naoki yang membuat anak gadis berambut panjang itu ternga-nga lebar-lebar *tak percaya.
“Eeee?”
“Yokatta na~ jya na senpai…” anak itu tersenyum lagi melambaikan tangannya sambil mengedipkan sebelah matanya sebelum ia berbalik meninggalkan Naoki.
Tanpa sadar Naoki membalas lambaian tangan itu.
“…”
“Yokatta na~ Naochaaan~” Yukie menowel-nowel pipi Naoki.
“Eeee? Naooooo?” Yukie kaget, Naoki sekarang membatu.
“…”
“Eeee Naochaaaaaaaaaan~” Yukie yang dari tadi membuntuti Naoki sekarang sedang sibuk mengguncang-guncang temannya itu.
“Eee Yukie-chan?”
“Phiuuuh… Naochan membuat ku kaget saja…” Yukie melengos lega.
“Anou, tadi itu…” Naoki menunjuk arah perginya Ikuto.
“Fufufuufu…
“Eeeeeeeeeeeee Usoooooooooooooo!!!”
***
Sebuah puisi,
Untuk suami-ku
Aku yang menanti datangnya hujan…
termenung….
Belakangan ini aku jadi bayak berpikir…
Akankah kedewasaan itu menyertaiku?
Aku yang selalu tak ingin berubah ini…
Kini begitu rentan oleh banyak perubahan…
Aku memerlukan banyak waktu untuk berpikir…
Mungkin takkan cukup satu atau dua hari….
Bisa saja satu minggu….
Satu bulan….
Satu tahun….
Sepuluh tahun…
Aku tak tahu…
Kapan persisnya ia akan menyertaiku…
Akankah kedewasaan itu membuka tabir mimpiku?
Begitu banyak pertanyaan yang bermunculan dari kepalaku…
Tapi… bukan dari hatiku….
Aku…
Ingin berubah…
Bukan berubah, menjadi orang lain tentunya,
Aku tidak menyukai banyak perubahan.
Aku hanya ingin berubah menjadi dewasa
Menjadi kupu-kupu yang cantik~
Mengembangkan sayapnya
Diantara harum bunga…
Kutemui ketenangan hati dengan keegoisannya sendiri…
Batu itu kini mulai retak,
Ia tak sekokoh dulu…
Dan juga tidak serapuh beberapa minggu yang lalu….
Kuat dan rapuh…
Ego-ku mulai mengais-ngais di jalanan,
Tak ada lagi rasa kasih
Yang ada hanya keinginan
Akankah aku menjadi se’egois dirimu?
Ku selalu mencoba untuk berpikir…
Mengerti akan dirimu…
Aku selalu memikirkanmu,
Kamu dimana…
Sedang apa…
“Sudah tersenyumkah kau hari ini?”
Sudah berapa kali kah mengganti chanel televisi?
Itu…
kebiasaanmu…
aku tahu…
dalam diamku…
Aku ingin kau selalu tersenyum walau tanpa aku…
Aku ingin membebaskanmu…
Aku ingin kamu memandang dunia bukan hanya dari sudut hatimu…
Aku ingin kau memandang dunia dari jendela gerbang hatimu…
Bukalah lebar-lebar…
Berteriaklah dengan senyumanmu…
Tebarkan cinta untuk duniamu…
Kau sakit?
Aku juga…
Kau rindu…?
Aku pun rindu…
Amat
Sangat….
Kau hancur?
Apalagi aku….
Apa yang kau tahu?
Apa yang tak kau ketahui?
Mengertikah akan semua itu?
Kau teriakkan semuanya dibelakang jemarimu…
Tapi, tak kau bisikkan satu huruf pun pada kertasku.
Semuanya…
Memang aku yang memulai…
Betapa sakitnya aku…
apa kau tahu?
Ya… tak kau tahu pun juga lebih baik…
Aku ingin kau bebas…
Lepas dari segala ikatan-
Apa pun itu.
Lepas dari kurungan dunia yang kau ciptakan sendiri
Tak perlu selalu bersikap baik dihadapan ku
Jika ingin marah, keluarkan saja
Aku lebih senang kau jujur….
Ingin menamparku?
Lakukan saja…
Tapi jangan tampar hatiku…
Hatiku hanya satu,
Tak sekuat yang kau bayangkan
Tak selemah yang kau pikirkan
Serapuh yang kau inginkan
Apa yang kau tahu?
Apa yang aku ketahui?
“Aku tak mengerti apa-apa,”
Itu jawabanku…
Dan kau?
Apa yang sudah kau pahami?
Tak ku lihat kepak sayapmu lagi
Semua yang kuberikan tak kau sambut lagi…
Berbunga Satu…
Biru…
Dengan latar hijau yang mewarnai setiap sudutnya….
Aku… masih sama dengan aku yang beberapa jam yang lalu
Aku masih setia, seperti beberapa pertemuan kita berabad yang lalu
Senyumku masih sama
Rona pipiku masih sama
Perhatianku mulai tak sama
Dan itu kau yang memulainya…
Ku lepaskan benang yang mengikatmu
Ku uraikan dengan lembut…
Kasih sayangku tak berubah
Hatiku masih sama
Hanya ada satu…
Mengertilah wahai
Otanjoubi Omedetou Dhe~
Met ULtah... untuk dhe~
Kegantengan Yuuri Chinen
Tak terbatas di sekolah >///< Kyaaaaaa
oooooooo my God~
ya ampooon Guanteng tenan~~~~~~
kakkoi chii~
kerendh >//<
Yuuri
terbang dalam
tarian gigi keLinci~mu. . .
My Princess xP
cuantik buangeth!
kyaaaa~ kakkoi >//,
Atashi no kokoro
Chinen Yuuri deaisuki
Atashi no yuri
kirei no hana
Makhluk terindah in Horikoshi gakuen.. hwahahahaXD
Siapa yang tidak meng-iya-kan ke-kawai-annya???
Hontou ni KAkkoi
matureeeeeeeeeee hansamuuuuuu
doko e?
disebut sebagai
kebahagiaan. . .
Lalu
dimanakah
Letak kebahagiaan itu. . . ?
^^^^^^^
Chinen Yuuri
my answer
>w<
fufufufufu >~<
About this blog
SeLamat Datang Di dunia ku~
kore wa my_worLd
di sini adaLah dunia dhe~
semuanya adalah impian harapan dan keinginan dhe~
hehehehe
gomen kalau terlalu narsis~ or lebay~
demo, iniLah dhe~
perasaan dhe~
impian dhe~
sumimasen hontou untuk teman-teman yang tidak suka
tapi bLog ini adalah penyaLuran inspirasi dhe-chan
seLamat datang
di dunia mimpi~ku
senang bisa berkenaLan dan bertemu dengan teman-teman semuanya~
terimakasih banyak
untuk kunjungannya di gubuk mungiL ini~
ini adaLah
dunia dhe-chan
\^~^/
nadheshiko_momoko






